Putusan MA Keluar, Ayah Pemerkosa Anak di Aceh Akhirnya Dihukum 200 Bulan


Lensananggroe.com | Banda Aceh - Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Aceh Besar terhadap  terdakwa MA pemerkosa anak yang sebelumnya divonis bebas dari segala tuntutan oleh majelis Hakim mahkamah syariah Janthoe pada tingkat pengadilan pertama.

"Mahkamah Agung membatalkan putusan Mahkamah Syariah Jantho Nomor 21/JN / 2020/MS," kata Ardian, Kasubsi Humas Kejari Aceh Besar kepada kompas.com melalui pesan WhatsApp, Kamis (24/06/2021).

Ardian menyebutkan, putusan kasasi Nomor 21/JN/2020/MS. Jth yang diterima Kejaksaan Negeri Janthoe menyebutkan, Mahkamah Agung menyatakan terdakwa MA terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dengan sengaja melakukan jarimah pemerkosaan terhadap orang yang memiliki hubungan mahram dengannya. 

Hal ini sebagaimana diatur dan diancam uqubat dalam Pasal 49 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayad.

Untuk itu, Mahkamah Agung menjatuhkan pidana penjara selama 200 bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan.

Mahkamah Agung juga menyatakan barang bukti berupa satu buah fhasdisk yang berisikan rekaman  pengakuan korban dirampas untuk dimusnahkan. 

Masih kata Ardian, Kejaksaan Negeri Aceh Besar setelah menerima putusan Mahkamah Agung, maka pada Kamis (24/06/2021) sekira Pukul 11.00 Wib telah mengamankan pemerkosa anak di kawasan Banda Aceh.

"Berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) terpidana pemerkosa anak telah dieksekusi  ke Rutan Kelas II B, Janthoe, " ujarnya.[]



Sumber: KOMPAS.com

Post a Comment

Previous Post Next Post