Bacaan Niat Puasa Sunah Menjelang Hari Raya Idul adha, Lengkap Beserta Artinya

Ilustrasi Hari Raya Idul Adha Credit: pexels.com/Chattarapal

LENSANANGGROE.com | Jakarta - Kurang dari sepekan, umat Islam akan merayakan Iduladha. Menyembelih hewan kurban menjadi satu di antara amalan yang sangat dianjurkan saat Iduldha tiba.

Hari Iduladha diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Pemerintah Indonesia telah memutuskan hari raya Iduladha 2021 jatuh pada Selasa (20/7/2021).

Idul adha memang banyak dikenal sebagai Idul Kurban. Namun, sebelum Hari Raya Idul adha, umat Muslim disunahkan melaksanakan puasa.

Umat Islam mengenal ibadah puasa sunah yang disebut puasa Arafah. Ibadah ini dianjurkan dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah atau sehari sebelumnya Idul Adha.

Ada pula amalan yang dianjurkan dijalankan selama 10 hari pertama Dzulhijjah. Selain puasa arafah, masyarakat juga mengenal istilah puasa sunnah 1-7 Dzulhijjah dan puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijah.

Berikut ini bacaan niat puasa sunah menjelang Hari Raya Idul adha, seperti disadur dari Fimela, Rabu (14/7/2021).
Ilustrasi berdoa, Islami. (Sumber Foto: Pixabay)

Puasa di awal bulan Dzulhijjah sangat dianjurkan sebagai perwujudkan syukur dan jalan untuk memperoleh keberkahan dari Allah SWT.

1. Niat puasa Dzulhijjah:

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma syahri dzil hijjati sunnatan lillahi ta’ala.”

Artinya: "Saya niat puasa sunah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta’ala."

Setelah membaca niat ini di malam sebelum tanggal 1 Dzulhijjah, umat Muslim bisa memulai puasa dengan sahur pada dini hari. Kemudian, melanjutkan ibadah puasa sunah selama tujuh hari berturut-turut tanpa putus.

2. Niat Puasa Tarwiyah Menjelang Idul adha
Masjid sebagai tempat beribadah umat islam (sumber: Pixabay)

Setelah selesai melaksanakan puasa sunah tujuh hari di awal bulan Dzulhijjah, umat Muslim yang masih ingin memperoleh keberkahan dari Allah SWT, bisa melanjutkan dengan puasa Tarwiyah. Niat puasa Tarwiyah diucapkan pada tanggal 8 Dzulhijjah, tepat setelah puasa tujuh hari selesai.

Niat Puasa Tarwiyah Iduladha:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

"Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta'aala."

Artinya: "Saya niat berpuasa sunnah tarwiyah karena Allah ta’ala."

3. Niat Puasa Arafah Menjelang Iduladha
Ilustrasi puasa Ramadhan (dok.unsplash/ Artur Aldyrkhanov)

Selesai menjalankan puasa Tarwiyah, keesokan harinya ada lagi puasa sunah Arafah yang dianjurkan bagi umat Muslim yang tidak sedang menjalankan ibadah haji. Puasa sunah Arafah dilakukan tepat setelah puasa Tarwiyah, yakni pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Niat Puasa Arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala.”

Artinya: "Saya niat puasa Arafah, karena Allah ta’ala."

Niat puasa sunah di bulan Dzulhijjah ini bisa dilantunkan setiap selesai puasa sunnah sebelumnya, di waktu malam hari atau sebelum waktu sahur.

Disadur dari: Fimela.com (Reporter: Baiq Nurul Nahdiyat. Published: 12/7/2021).

Post a Comment

Previous Post Next Post