Perwakilan Warga Lingkar Tambang Kecewa Terhadap Rapat Evaluasi Laporan Masyarakat Terhadap PT Medco E&P Malaka


LENSANANGGROE.COM,ACEH TIMUR -Pertemuan PT Medco E&P Malaka, BPMA dengan perwakilan masyarakat lingkar tambang blok A yang dilakukan  DPRK Aceh Timur Yang di gelar di Ruang Sidang B DPRK Aceh Timur,Jumat (09/06/2021) dinilai tidak menghasilkan suatu rekomendasi atau keputusan yang kongkrit, bahkan pertemuan tersebut lari dari subtansi masalah.

Hal itu diungkapkan perwakilan lingkar tambang M.Nuraqi selesai pertemuan di gedung DPRK.

"Kita sangat kecewa terhadap hasil rapat evaluasi DPRK Aceh Timur karena tidak melahirkan suatu rekomendasi dan keputusan apapun.
Seharusnya selevel forum resmi dengan menghadirkan pihak PT Medco E&P Malaka, Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA) , Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dan Dinas Perindustrian,Tenaga Kerja dan Tramsmigrasi Kabupaten Aceh Timur bisa menjawab persoalan yang terjadi dampak dari ekplorasi gas alam di Blok A," Ujar Nuraqi.
Nuraqi juga menambahkan pihaknya merasa kecewa terhadap rapat yang digelar tersebut

"kita juga sangat kecewa terhadap beberapa anggota dewan, karena kami melihat dewan terkesan tidak serius dan kurang mampu menyerap aspirasi terkait dinamika yang berkembang dalam pertemuan tadi sore," Pungkasnya

Hal senada juga disampaikan Nasruddin, bahwa pertemuan tersebut tidak seperti yang diharapkan, padahal kita menginginkan  pertemuan tersebut bisa mendapatkan solusi.

"Kita ingin tau langkah-langkah konfrehensif  apa yang akan dilakukan oleh PT Medco setiap ada persoalan seperti ada bau gas dampak dari kegiatan ekplorasi.
Ini sangat ironis, mereka sebenarnya bukan tidak paham tentang mitigasi atau menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan, karena mereka telah pengalaman, tapi kenapa di Blok A tidak dilakukan management emergensi respons," Timpal Nasruddin.

Ia berharap pada pertemuan berikutnya Pihak Medco bisa mempresentasikan prosedure penanganan resiko, evakuasi dan pengelolaan keluhan masyarakat sesuai rekomendasi BPMA yang disampaikan salah satu deputy BPMA dalam pertemuan tersebut.

Post a Comment

Previous Post Next Post