Serius Bahas Berbagai Hal di ''Silaturrahmi Sambil Ngopi'' Antara BPMA dengan Rakan Media Aceh Timur


Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA)  bersilaturrahmi dengan insan pers pada Sabtu sore (03/7/2021) di Beeje Coffee Idi Rayeuk. 

Pihak pengelola minyak dan gas aceh dengan pihak jurnalis dalam silaturrahmi tersebut mendiskusikan berbagai hal ihwal terkait aktivitas pertambangan, khususnya Ladang produksi Blok A di Aceh Timur. 

Silaturrahmi yang dikemas dalam agenda 'ngopi-ngopi' itu bertujuan untuk meningkatkan sinergisitas antara BPMA dengan insan pers aceh timur. 

Untuk diketahui, diskusi sambil ngopi itu adalah pertemuan perdana BPMA dengan insan pers lintas media di Aceh Timur, dari pihak BPMA diwakili oleh Deputi Dukungan Bisnis BPMA Afrul Wahyuni beserta staff.

"Kami berharap insan pers turut bersinergi dengan BPMA dalam mendukung pemanfaatan potensi migas aceh timur dan menyampaikan setiap informasi dengan tepat, terkait aktivitas perusahaan migas kepada masyarakat" harap Deputi Dukungan Bisnis BPMA Afrul Wahyuni. 

Insan pers Aceh Timur menyambut baik "Ngopi Silaturrahmi" tersebut sembari menyampaikan beberapa kritik dan saran terkait akses informasi aktivitas tambang serta terkait proses tindak lanjut dari BPMA untuk setiap peristiwa dari imbas aktivitas produksi migas di aceh timur secara khusus. 

Sebagaimana diketahui insiden yang diduga kebocoran gas yang menebarkan bau busuk mengandung racun telah dua kali menimpa masyarakat lingkar tambang, persengketaan lahan dan ketenagakerjaan, juga turut didiskusikan. 

"BPMA harus mampu hadir ditengah masyarakat saat terjadi gejolak yang berkaitan dengan proses 'putar uang' investor asing", tuntut salah seorang jurnalis yang juga aktif dilintas organisasi mahasiswa sembari menyinggung kemampuan Forkopimda Aceh Timur dalam menangani hal teknis dunia migas yang dinilai juga masih kurang. 

Bahkan, terdapat pula saran untuk BPMA supaya 'melebarkan sayap' serupa menyediakan unit yang dapat mengambil tindakan secara langsung terkait aktivitas pertambangan di Kecamatan julok, Aceh Timur.[]

(Lensananggroe/Goinfo/infoacehtimur/kuta)

Post a Comment

Previous Post Next Post